Showing posts with label Created by me. Show all posts
Showing posts with label Created by me. Show all posts

Bikin judulnya rada malu sebenernya. Umur 20 emang udah ngga bisa dibilang bocah lagi, tapi belum tua juga. Umur-umur yang mau mikir"gue gede bakal jadi apa ya?" "gue kerja apa ya?" udah gak pantes. Tapi belum telat juga sih nyari jati diri sendiri umur segini.
Buat bocah umur 20-an yang lagi dilema percintaan. Yang single takut ngga dapet-dapet jodoh karena udah mulai sibuk ngejar karir sampai lupa kehidupan sosialnya. Yang udah punya pasangan mau nikah tapi masih belum yakin sama pasangan dan diri sendiri. Pesannya cuma:
Semangat guys!
Yang perempuan lagi bingung, "gue bakal jodoh gak ya sama pacar gue yang sekarang?" mau ngarep-ngarep jodoh, tapi liat cerita Raisa-Hamish, Raisanya udah bertahun-tahun sama Keenan tapi akhirnya nikah sama Hamish yang baru beberapa bulan kenal. Tapi mau pesimis pun banyak juga yang udah bertahun-tahun pacaran akhirnya nikah juga, kaya Dorippu-Gama. Malah mereka bertahun-tahun sambil LDR pula.
Ada juga yang lagi bingung, udah ngga sayang sama pacarnya tapi mau putus ngga enak karena:

  1. Udah deket sama keluarganya
  2. Kebiasaan yang udah bertahun-tahun dilewatin sama dia
  3. Males kenal sama yang baru
  4. Temen dia, temen-mu juga
Yang laki-laki lagi pada pusing, pacarnya nanya melulu kapan dinikahin. Dalem hati mereka, "nikah mah gampang, abis nikahnya gue kasih makan apa anak orang" gaji UMR, abis buat ongkos, makan sama ngopi. Belum jajanin pacar kalo ketemu, pacar ajak makan di cafe yang instagramable biar bisa di update. Pulang dari cafe rengek-rengek minta nikahin. Pengen diputusin tapi sayang, mikir "masih ada yang mau sama gue ngga ya". Pas kerja circle makin gitu-gitu aja, ngeri-ngeri nanti malah deketnya sama bini orang.
Kadang gapapa banget sih kita khawatirin ini itu, tapi kekhawatiran kita tuh sering kali berlebihan aja. Kita terlalu takut menghadapi masa depan yang belum kejadian, mungkin yang kita khawatirin ngga akan seburuk yang kita bayangin. Atau mungkin bisa lebih buruk sih :))
Coba sekarang belajar untuk menghadapi kenyataan. Ngga usah terlalu banyak musingin ini itu. Belajar "nerimo", kalau salah ya terima untuk dimarahin, kalau berhasil dalam suatu hal ya belajar nerima kalau itu memang sebuah keberhasilan, jangan terus-terusan merasa kurang.
Tapi ini semua ngga berarti kita bisa leyeh-leyeh dalam ke-dilema-an kita, ini umur dimana kita harus bener-bener nemuin jati diri kita. Mungkin ada yang baru kerja, tapi udah mau setahun berjalan tetep ngerasa ngga passion sama kerjaan yang sekarang. Ada yang udah kerja, udah passion tapi tetep ngerasa jenuh sama kerjaannya karena transisi dari mahasiswa menjadi buruh corporate itu sulit.
Mari kita semua yang merasakan ke-dilema-an itu tarik nafas dalam-dalam, ambil cuti. Lalu liburaaaaaaaaaaan! Lupain deh semua kerjaan, pulang dari liburan tetep akan merasa jenuh sih. Cuma, kalau liburannya happy jadi ada motivasi cari rupiah untuk liburan-liburan selanjutnya! Hahaha. Belum punya budgetnya? Tetep ambil cuti aja, tapi ngga usah kemana-mana. Stay dirumah, dengerin diri kalian sendiri sebenernya mau apa sih? Apa bener tetep mau kerja atau mau usaha? Atau mau cari perusahaan lain? Coba googling kira-kira mau usaha apa, jalan-jalan di kota-mu sekarang cari inspirasi. Kira-kira peluang apa yang bisa diambil di tempat tinggal kalian.

Aduh ini tulisan acak-acakan banget ya, ngga tau maunya apa tujuannya kemana. Hahaha.
Yang jelas, kita-kita yang lagi dilema ini pesannya cuma:

  1. Yakin sama Tuhan, Dia pasti kasih kita yang terbaik, tapi tetep usaha. Gagal itu hal yang biasa, kalo udah sukses juga disyukuri, jangan melulu merasa kurang.
  2. Jangan lupa sama orangtua. Kita kadang terlalu terobsesi dengan hidup kita sendiri, sampai lupa "Ibu hari ini makan apa ya? "Ayah hari ini masuk kerja ngga ya?" Yang merantau, udah tanya kabar orangtua belum? Inget ya guys doa orangtua itu yang paling manjur. Jadiii, coba sekarang telfon dulu yaa orangtuanya
  3. Tetap usaha! Jangan males-malesan. Sesekali boleh me time, leyeh-leyeh mikir mau jadi apa tapi jangan kelamaan ya! Difikirin doang ngga kejadian, harus ada tindakan
  4. Jangan lupa berbagi dengan sesama :) inget, masih banyak orang diluar sana yang masalah hidupnya lebih berat daripada kita. Ngga bisa bagi materi? Bagi senyum aja bisa kan?


Cheers guys!
PS: Bonus foto liburan ya ahhaha
Liburan adalah salah satu motivasi untuk tetep kerja keras. Karena tanpa rupiah, kita ngga bisa kemana-mana. Pas lagi males-malesnya kerja mikirnya "ah bulan depan refreshing ke Lombok deh, sekarang kerja keras dulu ngumpulin modalnya". 




Read More
17 Agustus 2015
10.56


Masih sangat jelas ku rasakan dia bergetar saat memelukku...


Kadang memilih untuk berpisah padahal masih sangat ingin bersama memang harus dilakukan.
Kau harus tetap tersenyum, melepasnya tanpa air mata agar semuanya "terlihat" baik baik saja.
Kau tak boleh menangis agar "terlihat" kau ikhlaskan semua rasa dan kebiasaan yang entah nanti apakah kau bisa lalui lagi tanpa dia.
Entah, apakah esok lusa kau akan rela bila dia tertawa dan orang lain yang menyaksikan dia tertawa sebahagia itu.
Entah, apakah esok lusa dia akan memeluk orang lain begitu erat, hingga bergetar sampai dia lupa dan menggantimu, mengganti mimpi yang dulu hanya kau dan dia yang tahu. Mimpi yang dulu selalu kalian perdebatkan, kadang diakhiri dengan diam, kadang diakhiri dengan tertawa bahagia dan pelukan.
Tapi, hidup harus terus berjalan.
Kau tidak mungkin selalu melihat kebelakang, walau kau tahu dia akan selalu ada disana.
Menjaga agar tak saling melukai lagi lebih penting daripada selalu bersama dan diakhiri dengan air mata.
Mungkin,
Kali ini Tuhan mempertemukan-mu dan dia agar kalian belajar, bahwa sesungguhnya, rasa sayang itu tidak hanya tentang "Saling Menyayangi", semakin kau dewasa kau akan tahu, bahwa menjaga perasaan orang yang kau sayangi lebih penting daripada hanya sekedar memilikinya tapi kalian sama sama terluka. Bahwa sayang itu adalah tentang menjaga, menjaga semua kenangan, menjaga perasaan, mungkin saat kau telah berada di dasar tanahpun biarlah hanya kau dan dia yang tahu perasaan apa yang pernah kalian simpan. Biarlah hanya kalian yang tahu, bahwa kalian pernah saling membahagiakan. Bahwa kalian pernah memimpikan hidup tua bersama, mimpi kalian bahwa nantinya perbedaan diciptakan untuk menyatukan kalian.


Menangislah sayang, aku tahu tak semudah itu melepaskan sesuatu yang sudah menjadi bagian dari kebiasaan tak akan mudah, dan tak akan pernah mudah.
Biarlah, mungkin esok lusa kita bisa bertemu di waktu yang tepat, entah saat kau mengantar putri sulung mu ke sekolah dan kita sudah melupakan semuanya.
Atau saat kau dan aku sama sama melihat kebelakang dan saling menemukan. Saat kita tahu bahwa selama ini kita masih sama sama menunggu. Menunggu saat yang tepat untuk bersama.
Entah, aku tak tahu mana yang lebih menyenangkan. Tapi semoga saja saat waktu itu tiba, kita sudah cukup dewasa dan mengikhlaskan ego yang sekarang membuat kita sama sama terluka.


PS: Selamat Ulang Tahun Indonesia!



Read More
Aku menyayangi hidupku hari ini, tak akan pernah lagi orang orang itu merusaknya seperti hari yang kemarin.
Hari ini akan kupastikan, aku masih ada disini.
Berbahagia, tertawa, biar tawaku membahana, biar yang di Arsy tau bahwa kebahagiaan tengah memenuhi hidupku
Biar ku nikmati sisa sisa dari kehidupanku yang kemarin sempat hilang. Bukankah itu indah? Potongan potongan hidupku yang hilang perlahan tersusun kembali. Kau nikmati kebersamaanmu hari ini dengan para pecintamu. Kau tak tau bukan kapan malaikat akan memaksamu ikut pergi?
Lalu, untuk apa kau membenci, mengotori prasangka prasangka baik yang dengan susah payah sudah kau bangun selama ini.
Bukankah kau tau membangun prasangka baik tak semudah itu?

There's always fine to alive
And there's a way to have a better life

Tak ada masalah yang terlalu besar untuk kau hadapi
Tak ada perasaan yang terlalu sakit untuk kau sembuhkan
Tak ada luka yang terlalu menganga untuk kau tata ulang
Dan tak pernah ada cinta yang terlalu sejati untuk kau lepaskan

Hidupkanlah lagi.
Bukan ragamu, tapi jiwamu
Sembuhkanlah lagi sakitmu

Coba resapi, coba hayati lagi
Apa yang membuat kau begitu terpuruk hari ini?
Hati mana yang kau lukai petang kemarin?
Apalagi yang kau cibir diperjalananmu hari ini?
Pernahkah coba memikirkannya?
Sakitmu hari ini mungkin karena kau tak coba obati luka dihati yang lain yang begitu dalam terbuat karenamu

Stay alive...
Rasakanlah nikmatNya sekali lagi
Coba pahami pelan pelan
Selalu ada selipan pelajaran amat bermakna disetiap detik hidupmu
Coba peka sedikit saja dengan apa yang terjadi hari ini maka kau akan tau, betapa berharganya hidupmu hanya untuk meratapi keterpurukan seujung kuku
Read More

Kadang kita berfikir, menjudge bahwa Tuhan itu tak adil.
Bagian yang mana kau bilang Tuhan tak adil?
Saat kau sibuk bersenang-senang melupakan kewajibanmu dan Tuhan masih memberi nafas kehidupan untukmu?
Saat kau lagi lagi bersalah lagi lagi berdosa dan meminta maaf Tuhan masih memberimu ampunan?
Saat kau benar benar merindukan seseorang dan Tuhan dengan sengaja mempertemukanmu dengan yang kau rindukan dan kau sebut itu kebetulan?
Saat kau berkata “tak ada yang menemaniku” lalu Tuhan memberikanmu seorang teman dan kau sebut temanmu itu datang disaat yang tepat?
Saat kau merasa seseorang menyakitimu dan membuatmu terpuruk Tuhan berikan lingkungan yang memperhatikamu sebegitu dalam. Tapi kau tetap fokus dengan kesakitan itu tanpa bersyukur diberikan orang orang yang perduli?
Nikmat mana yang kau dustakan?
Bukannya Tuhan tak adil, tapi kau yang tak pandai bersyukur
Kau bukan tak merasakannya, kau hanya pura-pura mati rasa dengan keadilan yang Tuhan berikan
Kau hanya berhenti merasakan setiap helaan nafas yang Tuhan berikan secara cuma-cuma itu
Jangan butakan hatimu, perasaanmu.
Semua orang pasti akan merasakan sakit. Dunia tak serumit yang kau kira, tak sesakit yang kau rasa
Rasakan bahwa banyak pesan, banyak rasa, banyak kenikmatan yang kau dapat dari rasa sakitmu
Seseorang atau sekelompok orang yang menjatuhkanmu anggap saja mereka benalu
Hidupmu terlalu berharga, kau punya semiliar kebahagiaan lain yang Tuhan titipkan padamu lewat cela-cela kecil kepedihan yang kau rasa
Bersyukurlah. Maka kau akan bahagia
Read More
Aku selalu saja iri, dia yang saat ini kucintai selalu punya tempat untuk pulang
Ya, aku cuma persinggahan tak bernilai untuknya
Aku hanya segilintir hawa yang membuatnya nyaman saat sedang bersama
Aku hanya penguji kesetiaannya walau akhirnya orang yang menunggunya selalu menerimanya kembali
Aku tak pernah benar-benar merasakan dicintai, padahal dia yang saat ini kucintai begitu mempertahankanku
Seberdosa itukah aku? Sampai merasakan cinta saja aku tak bisa
Jalanku masih panjang, tapi mengapa aku merasa terhenti disini
Aku bukan bagian dari orang-orang yang depresi, hilang akal saat kehilangan dia yang kucintai
Tapi entahlah. Kali ini seolah aku berhenti disini
Aku tak begitu mengenal cinta, yang kutahu obsesi
Tapi kali ini kurasa ini bukan sekedar obsesi
Aku membutuhkannya, bukan seperti hal-hal pokok lainnya memang.
Saat ini seperti ada yang hilang
Apa benar semuanya akan terhenti sampai disini saja?
Mungkin tidak semua, tapi sebagian akan berhenti.
Aku menginginkan hatiku kembali Tuhan, aku menginginkan hatiku utuh kembali, aku ingin bisa tertawa lagi
Jangan hentikan kebahagiaan hidupku hanya karena aku telah jatuh cinta dan terluka

Read More
Previous PostOlder Posts Home